Cara Membedakan Ciri-Ciri Mau Menstruasi Dan Ciri-Ciri Orang Hamil Muda

Memiliki momongan bagi pasangan yang sudah menikah tentunya menjadi impian terbesar. Namun di sisi lain terkadang ciri yang ditimbulkan sebagai tanda awal kehamilan hampir mirip dengan ciri-ciri awal terjadinya menstruasi. Sehingga tidak jarang beberapa pasangan tidak bisa membedakan dengan baik mana ciri-ciri orang hamil muda dan mana ciri-ciri sindrom menjelang haid (PMS).

Kurangnya pengetahuan terhadap kedua hal ini banyak menimbulkan kesalahpahaman yang sudah sepatutnya diluruskan. Jangan sampai tanda-tanda PMS dianggap sebagai tanda-tanda hamil karena hal ini bisa menyebabkan pasangan yang sangat mengharapkan buah hati kecewa.

Dengan memahami ciri-ciri kehamilan sejak awal tentu saja hal ini sangat bermanfaat sekali untuk menjaga kesehatan janin dalam kandungan dan mencegah risiko keguguran. Jika kehamilan tidak disadari sejak awal maka tentu saja dalam hal ini dikhawatirkan terjadi gangguan pada kehamilan muda sehingga berisiko masalah kesehatan pada ibu dan bayi.

 

Bagaimana Membedakan Ciri-Ciri PMS Dan Ciri-Ciri Orang Hamil Muda?

Dari kedua ciri-ciri orang hamil muda dan ciri awal PMS sebenarnya bisa dibedakan, hal inilah yang nantinya dapat dijadikan sebagai acuan untuk mengetahui apakah hamil atau tidak. Dan berikut ini beberapa cara membedakan ciri-ciri kehamilan dan ciri-ciri mau menstruasi yang sangat penting untuk Anda ketahui.

  1. Nyeri payudara

Ketika payudara terasa nyeri dan terlihat membengkak, ini adalah tanda PMS. Pada tanda-tanda yang satu ini Anda juga akan merasakan sensasi payudara yang terasa penuh, nyeri, sesak, dan berat. Keluhan ini biasanya hanya muncul sebelum menstruasi dan akan berhenti dengan sendirinya di hari menstruasi atau selama periode haid.

Bagaimana dengan tanda awal kehamilan? Di awal kehamilan payudara Anda memang akan terasa sakit, terasa lebih padat dan lebih sensitif saat disentuh. Namun untuk ciri-ciri kehamilan kondisi ini akan berlangsung lama dan terjadi selama 1 sampai 2 minggu setelah mengalami fertilisasi.

  1. Kram perut

Sebelum menstruasi tiba kurang lebih satu sampai dua hari kebanyakan wanita akan mengalami kram perut. Lalu bagaimana cara membedakannya dengan kram perut yang terjadi ketika implantasi embrio di dinding rahim?

Ketika kram perut yang terjadi berlangsung lama, ini merupakan tanda PMS. Biasanya para wanita akan mengalami dismenore (kram akibat otot rahim yang kejang selama 24 jam sebelum menstruasi). Kram yang merupakan tanda PMS akan terasa seolah-olah perut bawah diperas yang diikuti rasa nyeri pada bagian punggung. Pada umumnya rasa kram di bagian perut ini akan menghilang selama periode haid.

Jika terjadi implantasi embrio, kram perut yang dialami wanita pada umumnya terasa lebih ringan dan nyeri hanya berpusat lebih di salah satu sisi sebagai tempat menempelnya embrio. Selain itu, rasa kram yang terjadi sebenarnya terasa seperti dicubit atau ditarik dan berlangsung selama beberapa jam.

  1. Pendarahan

Perdarahan ringan atau muncul bercak merupakan salah satu tanda awal kehamilan, namun tidak sedikit juga para wanita menduga bahwa gejala ini merupakan pertanda biasa akan terjadi menstruasi. Meskipun terlihat sama, Anda bisa membedakan ciri-ciri darah yang keluar apakah tanda kehamilan atau bukan.

Pada umumnya perdarahan akibat implantasi berwarna merah muda atau kekuningan, hampir berwarna kecoklatan, serta keluarnya hanya sedikit atau bercak. Durasi perdarahan implantasi berlangsung selama beberapa jam.

Jika darah yang keluar sebagai pertanda menstruasi, alirannya akan terasa lebih berat dan berlangsung dalam waktu seminggu. Warna darahnya juga bervariasi mulai dari merah darah cerah, merah tua kehitaman, bahkan cokelat gelap dengan tekstur yang kadang-kadang kental kadang-kadang cair. Pada beberapa kasus, darah haid juga diikuti dengan gumpalan-gumpalan darah yang keluar.

  1. Sakit punggung

Pernahkah Anda mendengar ibu hamil yang mengeluhkan rasa sakit di bagian punggungnya? Kondisi ini memang akan terjadi pada ibu hamil, namun bukan di awal kehamilan melainkan di trimester kedua sampai ketiga seiring dengan bertambahnya berat badan janin yang ada di dalam rahim.

Sementara untuk pertanda menstruasi, Anda hanya akan mengalami sakit punggung di bagian bawah saja. Rasa sakit ini pada umumnya dirasakan seperti ditembak atau pegal yang mirip dengan kram. Hal ini biasanya berlangsung dalam waktu beberapa hari atau selama periode menstruasi.

  1. Ngidam

Ketika Anda mengalami PMS, disadari atau tidak terkadang menginginkan makanan-makanan yang cenderung manis atau asin. Selain itu selera makan pun berubah menjadi lebih besar. Ciri-ciri ini sangat mirip dengan tanda awal kehamilan, lalu bagaimana cara membedakannya?

  1. Gejala Morning Sickness

Gejala morning sickness seperti mual, muntah dan pusing adalah salah satu ciri dari orang hamil di awal atau hamil muda. Gejala seperti ini akan sering dirasakan di waktu pagi hari dan berlangsung selama beberapa minggu di trimester pertama kehamilan. Untuk mengatasi kekurangan asupan makanan di trismester awal ini tentu saja terapkan porsi makan sedikit dengan intensita sering. Selain itu konsumsi makanan tertentu untuk mengatasi mual yang dirasakan.

  1. Seringkali Kelelahan

Tubuh akan mudah lelah seiring dengan kehamilan tahap awal atau kehamilan muda. Gejala gejala kelelahan ini muncul seiring dengan tumbuh kembang janin. Ibu hamil harus lebih banyak beristirahat dan perbanyak asupan nutrisi. Dengan begitu maka tidak akan membahayakan tumbuh kembang janin di awal kehamilan.

  1. Perubahan Mood dan Lebih Sensitif

Kemudian ciri berikutnya adalah ibu hamil mengalami perubahan mood dan menjadi lebih sensitif. Misalnya saja lebih mudah marah, sedih, gampang tersinggung dan lainnya. Perubahan ini terjadi karena ibu hamil mengalami perubahan hormon dan produksi hormon kehamilan yang meningkat secara drastis. Dalam hal ini perubahan mood terjadi secara mendadak dan kadang marah, kadang sedih dan lainnya.

Keinginan makanan yang tidak biasanya merupakan salah satu tanda ibu hamil. Seiring dengan keinginan makanan tersebut, ibu hamil pada umumnya menjadi tidak tertarik dengan berbagai makanan tertentu yang justru sangat disukai sebelumnya. Jika Anda merasa mual dengan bau tertentu hal ini merupakan tanda awal terjadinya kehamilan sebagai respons terhadap beberapa makanan yang tidak diinginkan.

Meskipun sudah ada cara yang bisa dilakukan untuk membedakan ciri-ciri orang hamil muda dan ciri-ciri mau menstruasi, untuk memastikan kehamilan sebaiknya Anda melakukan tes. Selain itu segera lakukan konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap.

Dengan berkonsultasi ke dokter tentu saja akan lebih memastikan kehamilan Anda. Hal ini karena seringkali kehamilan di awal tidak disadari oleh sebagian wanita dan dinggap sebagai salah satu gejala gangguan masalah kesehatan biasa. Hal ini bisa membahayakan kondisi awal kehamilan. Pahami dengan baik kondisi kehamilan di awal agar bisa memberikan yang terbaik untuk tumbuh kembang janin dan perkembangan janin dengan baik. Semoga bermanfaat!

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *